Indonesia Next

For Better Indonesia!

nasionalisme??

Posted by serendipity55 on April 6, 2008

hi guys, maaf untuk keterlambatan menyambung tulisan ‘nasionalisme?’, postingan february kemarin. bukan niat lupa ‘updated’ or kebiasaan buruk ‘not to be on time’ tapi suer! asli mikirin ide apa yang bisa dijadikan solusi pilihan (optional) untuk masalah ‘mis-nasionalism values’ bangsa kita.

oh ya, sedikit refresh tentang isu kita kemarin. jujur aja kebanyakan anak sekolahan kalau ditanya tentang suka ga ikut upacara bendera, jawabnya hampir 99 persen; cape deh, penting ga seh? 1 persennya mungkin anak bureng (buru rangking) dengan jawaban; khan anak sekolahan, jadi harus upacara dunk…singkatnya ‘no choice, mom!’

gimana dengan pendidikan pancasila yang notabene menjadi pedoman pri kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah diamandemenkan dalam kurikulum pendidikan Indonesia sebagai pendidikan moral? apakah sudah menjawab persoalan moral kebangsaan? Alhasil, selama 62 tahun Indonesia merdeka, konflik-konflik terus saja meneteskan darah orang-orang yang belum menyadari indahnya hidup dalam keberagaman kultur, agama, suku maupun pendapat.

konflik tak hanya terjadi ditingkatan ‘grass root’, kaum yang biasa disebut kurang mengecap pendidikan. lihat saja konflik yang mengakibatkan tawuran disejumlah institusi pendidikan yang biasa dicap ‘kaum intelektual’ bahkan ditingkat ‘elit politik’ pun tidak malu-malu memepertontonkan aksi bogem-bogeman di tengah sidang parlemen. pantasan aja para elit politik yang melakukan korupsi tidak merasa malu, hal yang terang-terangan ‘tawuran’ depan umum aja ga malu apalagi korupsi yang bisa sembunyi-sembunyi

sikap, perilaku dan kepribadian yang berasal dari moral, itulah yang jadi masalah bangsa kita. pendidikan pancasila terlalu administratif dan berbias politik, sama sekali tidak menyentuh nilai universal yang harus diajarkan tentang moralitas, seperti kejujuran, kedisiplinan, kesabaran dan kebijaksanaan serta nilai-nilai dasar moral lainnya yang lebih menyentuh kepada pembangunan jiwa yang penuh tanggung jawab dan berorientasi untuk kemaslahatan bersama.

untunglah, ada sedikit angin segar untuk dunia pendidikan mengingat pendidikan sebagai media terbaik untuk mengawali perubahan. minggu lalu tepatnya tanggal 29 maret, bapak presiden Sby meresmikan mata pelajaran moral yang disebut ‘akhlak mulia’ dan akan diajarkan di sekolah dasar dan menengah. Achmad Mubarok yang menjadi ketua tim untuk penerbitan buku pelajaran tersebut mengungkapkan mata pelajaran tersebut akan bebas dari isu-isu politik.

well, semoga aja ya pak… dan kewajiban kita bersama untuk menganalisa apakah mata pelajaran ini adalah solusi untuk membentuk moral generasi Indonesia yang lebih baik dan dapat menjawab tantangan bangsa kita saat ini.

 

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>