<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Next</title>
	<atom:link href="http://indonesianext.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonesianext.wordpress.com</link>
	<description>For Better Indonesia!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2008 07:21:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='indonesianext.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Indonesia Next</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://indonesianext.wordpress.com/osd.xml" title="Indonesia Next" />
	<atom:link rel='hub' href='http://indonesianext.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Inspirasi THE BEATLES ternyata dari Grup Rock Indonesia</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/07/10/inspirasi-the-beatles-ternyata-dari-grup-rock-indonesia/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/07/10/inspirasi-the-beatles-ternyata-dari-grup-rock-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 07:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rock n roll]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Inspirasi BEATLES ternyata dari Grup Rock Indonesia Coba buka link di bawah ini http://www.youtube. com/watch? v=KPimmqruov8 TERNYATA! Pelopor musik Rock and Roll adalah BAND INDONESIA!!! band inilah yang meng-inspirasikan THE BEATLES!!! band ini datang sebelum masa-masa Rock and Roll… dan band ini adalah ORANG INDONESIA!!! Padahal jauh sebelum The Beatles terkenal dan saat beatles masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=39&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Inspirasi BEATLES ternyata dari Grup Rock Indonesia</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Coba buka link di bawah ini</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.youtube. com/watch? v=KPimmqruov8" target="_blank">http://www.youtube. com/watch? v=KPimmqruov8</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">TERNYATA! Pelopor musik Rock and Roll adalah BAND INDONESIA!!! band inilah yang meng-inspirasikan THE BEATLES!!! band ini datang sebelum masa-masa Rock and Roll… dan band ini adalah ORANG INDONESIA!!! Padahal jauh sebelum The Beatles terkenal dan saat beatles masih manggung di cafe2 dan bar kecil di jerman tielman brothers telah wara wiri di stasiun televisi Jerman,Perlu di catat menurut sejarah Paul Mc Cartney sering mendatangi show band-band Indorock di jerman dan dia sangat terinspirasi akan musik-musik band indorock</p>
<p>Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari band ini. Jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil TheTielman Brothers, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau. Gitar yang dipetik menggunakan gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix.</p>
<p>Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu rock n roll jauh sebelum The Beatles muncul. Saat The Beatles manggung pertama kali di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan The Tielmans Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin bass. Dan saat itulah untuk yang pertamakalinya Paul melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim representative- nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.</p>
<p>Dengan membawa budaya tropis dan kecintaan kepada gitar, mereka melahirkan Indorock yang bercirikan dominasi gitar yang dipadukan dengan musik Hawaii, country, dan Rock n Roll. Panggung tempat mereka bermain selalu dipenuhi aksi-aksi spektakuler di jamannya : style main gitar dengan meliuk ala Heavy Metal 80-an, aksi manggung liar ala Punk, main drum sambil berdiri ala Lars Ulrich Metallica, dan mbetot bas di bawah ala Korn.</p>
<p>Jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimmy Page, atau Ritchie Blackmore mempopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan, Andy Tielman telah memperkenalkan aksi akrobatik legendaris ini sejak tahun 1957 bersama The Tielman Brothers. Dedikasi dan inovasi Andy yang sangat berpengaruh bagi perkembangan budaya pop belanda membawa gelar <em><strong>The Godfather of Dutch Rock &amp; Roll</strong></em>, <strong><em>The Uncrowned King of Indorock</em></strong>, dan penghargaan <strong><em>Order of the  Orange-Nassau</em></strong> ke pangkuannya.</p>
<p><strong>source:</strong><br />
1. <a rel="nofollow" href="http://indorock.pmouse.nl/tielmanbrothers1.htm" target="_blank">http://indorock. pmouse.nl/ tielmanbrothers1 .htm</a><br />
2. <a rel="nofollow" href="http://bayuhape.multiply.com/reviews/item/16" target="_blank">http://bayuhape. multiply. com/reviews/ item/16</a><br />
3. <a rel="nofollow" href="http://nopex.wordpress.com/2008/04/14/the-tielman-brothers-band-indonesia-yang-dikagumi-the-beatles/" target="_blank">http://nopex. wordpress. com/2008/ 04/1&#8230;i- the-beatles/</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=39&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/07/10/inspirasi-the-beatles-ternyata-dari-grup-rock-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dukung Indonesia tuk voting 7 keajaiban dunia&#8230;</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/06/06/dukung-indonesia-tuk-voting-7-keajaiban-dunia/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/06/06/dukung-indonesia-tuk-voting-7-keajaiban-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 23:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[tujuh keajaiban dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia. Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=36&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:</p>
<p>1. Komodo National Park (posisi 28 )<br />
2. Krakatau, Volcanic Island (posisi 54)<br />
3. Lake Toba (posisi 55)</p>
<p>Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir Desember 2008!</p>
<p><strong><span style="color:red;">VOTE for INDONESIA</span></strong>: <a href="http://www.new7wonders.com/">http://www.new7wonders.com/</a> atau: <a href="http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/">http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/</a></p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia jangan sampai kalah dari negara lain, apalagi dari negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia. (sedihT_T).</p>
<p style="text-align:justify;">Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.</p>
<p>Sumber: http://akhdian.wordpress.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=36&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/06/06/dukung-indonesia-tuk-voting-7-keajaiban-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk anak-anak di afganistan..</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/27/31/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/27/31/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 09:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[save the children]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=31&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/05/imissyou.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-32" src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/05/imissyou.jpg" alt="" width="400" height="493" /></a><img src="http://for children in afganistan" alt="" width="701" height="1" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=31&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/27/31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/05/imissyou.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://forchildreninafganistan" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Agama dan Istri Tetangga</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/agama-dan-istri-tetangga/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/agama-dan-istri-tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 08:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[buat di sebarkan&#8230;. &#8230; e-mail ini sudah berulang ulang ulang di kirim, semoga bermanfaat.. .. tuh sekilas kata2 dalam email yang masuk ke inbox saya beberapa waktu yang lalu..dengan sebuah cerita yang sungguh sangat bagus tuk kita renungkan bersama&#8230; terima kasih buat Mas Adi Sasongko yang bersedia membagi cerita yang indah ini ditengah semerawutnya masalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=30&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>buat di sebarkan&#8230;. &#8230;<br />
e-mail ini sudah berulang ulang ulang di kirim, semoga bermanfaat.. .. tuh sekilas kata2 dalam email yang masuk ke inbox saya beberapa waktu yang lalu..dengan sebuah cerita yang sungguh sangat bagus tuk kita renungkan bersama&#8230; terima kasih buat Mas Adi Sasongko yang bersedia membagi cerita yang indah ini ditengah semerawutnya masalah keberagaman dan kebebasan beragama di negeri Kita, Indonesia..</em></strong></p>
<p>Ceramah cak Nun</p>
<p>Di milis ini kerap kita jumpai posting berbau agama. Atau perdebatan<br />
yang menjurus pada perdebatan soal agama. Kadang perdebatannya begitu<br />
panas. Sindir-menyindir atau ejek mengejek. Buat saya itu menyedihkan.</p>
<p>Saya teringat waktu lebih dari 15 tahun yang lalu belajar di Jogja.<br />
Waktu itu, tiap Rabu malam, saya dan teman-teman memilih nglurug ke<br />
patang puluhan, rumahnya Cak Nun, ini panggilan akrabnya penyair dan<br />
kiai mbeling Emha Ainun Nadjib. Kita bikin forum melingkar di situ.<br />
Biasanya kita bicara soal kesenian atau kebudayaan, tapi juga<br />
ngobrolin soal keagamaan.<span id="more-30"></span></p>
<p>Forum itu diprakarsai oleh Sanggar Shalahuddin. Komandannya anak Solo,<br />
Nasution Wahyudi. Ini nama asli Jawa, nggak ada hubungannya dengan<br />
Nasution yang dari Medan. Pesertanya juga tidak cuma mahasiswa atau<br />
pemuda yang beragama Islam. Pendek kata, pemeluk berbagai agama<br />
berkumpul melingkar disitu.</p>
<p>Suatu malam, Cak Nun tanya pada kami di forum itu.</p>
<p>&#8220;Apakah anda semua punya tetangga?&#8221;</p>
<p>Wah, saya sebenarnya belum punya. Tetapi saya anak kost, tentu saja<br />
kamar sebelah saya bisa disamakan dengan tetangga. Tetangga kost. Jadi<br />
saya ikut-ikutan saja menjawab : &#8220;Tentu saja punya&#8221;.</p>
<p>Cak Nun melanjutkan bertanya : &#8220;Punya istri enggak tetangga Anda?&#8221;</p>
<p>Sebagian hadirin menjawab : &#8220;Ya, punya dong&#8221;. Saya diam saja. Rasanya<br />
tetangga kost saya bujangan semua. Kebanyakan jomblo. Maklum anak<br />
desa. Nggak pede ngajak pacaran teman kampusnya.</p>
<p>Yang menarik adalah pertanyaan berikutnya : &#8220;Apakah anda pernah lihat<br />
kaki istri tetangga Anda itu? Jari-jari kakinya lima atau tujuh? Mulus<br />
atau ada bekas korengnya ?&#8221;</p>
<p>Saya mulai kebingungan. Nggak ngeh sama arah pembicaraan Cak Nun.</p>
<p>Kebanyakan menjawab : &#8220;Tidak pernah memperhatikan Cak. Ono opo Cak?&#8221;</p>
<p>Cak Nun ndak peduli. Dia tanya lagi : &#8220;Body-nya sexy enggak?&#8221;</p>
<p>Kami tak lagi bisa menahan tertawa. Geli deh. Apalagi saya yang<br />
benar-benar tidak faham arah pembicaraan sang Kiai mbeling itu.</p>
<p>Cuma Cak Nun yang tersenyum tipis. Jawabannya bagus banget. Dan ini<br />
senantiasai saya ingat sampai hari ini. Sebuah prinsip pergaulan untuk<br />
sebuah negeri yang memilih Pancasila : &#8220;Jadi ya begitu. Jari kakinya<br />
lima atau tujuh. Bodynya sexy atau tidak bukan urusan kita,kan? Tidak<br />
usah kita perhatikan, tak usah kita amati, tak usah kita dialogkan,<br />
diskusikan atau perdebatkan. Biarin saja&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kenapa cak?&#8221; salah satu teman bertanya, penasaran.</p>
<p>&#8220;Ya apa urusan kita ? Nah, keyakinan keagamaan orang lain itu ya<br />
ibarat istri orang lain. Ndak usah diomong-omongkan, ndak usah<br />
dipersoalkan benar salahnya, mana yang lebih unggul atau apapun.<br />
Tentu, masing-masing suami punya penilaian bahwa istrinya begini<br />
begitu dibanding istri tetangganya, tapi cukuplah disimpan didalam<br />
hati saja&#8221;.</p>
<p>Saya pun menangkap apa yang dia maksudkan. Saya setuju dengan pandangan Cak Nun.</p>
<p>Dia melanjutkan serius : &#8220;Bagi orang non-Islam, agama Islam itu salah.<br />
Dan itulah sebabnya ia menjadi orang non-Islam. Kalau dia beranggapan<br />
atau meyakini bahwa Islam itu benar ngapain dia jadi non-Islam?<br />
Demikian juga, bagi orang Islam, agama lain itu salah, justru berdasar<br />
itulah maka ia menjadi orang Islam. Tapi, sebagaimana istri tetangga,<br />
itu disimpan saja didalam hati, jangan diungkapkan, diperbandingkan,<br />
atau dijadikan bahan seminar atau pertengkaran.</p>
<p>Biarlah setiap orang memilih istri sendiri-sendiri, dan jagalah<br />
kemerdekaan masing-masing orang untuk menghormati dan mencintai<br />
istrinya masing-masing, tak usah rewel bahwa istri kita lebih mancung<br />
hidungnya karena Bapaknya dulu sunatnya pakai calak dan tidak pakai<br />
dokter, umpamanya. Dengan kata yang lebih jelas, teologi agama-agama<br />
tak usah dipertengkarkan, biarkan masing-masing pada keyakinannya. &#8220;</p>
<p>Mengasyikkan. Saya kagum dibuatnya.</p>
<p>Cak Nun terus berkata : &#8220;Itu prinsip kita dalam memandang berbagai<br />
agama. Sementara itu orang muslim yang mau melahirkan padahal motornya<br />
gembos, silakan pinjam motor tetangganya yang beragama Katolik untuk<br />
mengantar istrinya ke rumah sakit. Atau, Pak Pastor yang sebelah sana<br />
karena baju misanya kehujanan, padahal waktunya mendesak, dia boleh<br />
pinjam baju koko tetangganya yang NU maupun yang Muhamadiyah. Atau ada<br />
orang Hindu kerjasama bikin warung soto dengan tetangga Budha,<br />
kemudian bareng-bareng bawa colt bak ke pasar dengan tetangga<br />
Protestan untuk kulakan bahan-bahan jualannya.Begitu. &#8220;</p>
<p>Kami semua terus menyimak paparannya.</p>
<p>&#8220;Jadi ndak usah meributkan teologi agama orang lain. Itu sama aja anda<br />
ngajak gelut tetangga anda. Mana ada orang yang mau isterinya dibahas<br />
dan diomongin tanpa ujung pangkal. Tetangga-tetangga berbagai pemeluk<br />
agama, warga berbagai parpol, golongan, aliran, kelompok, atau apapun,<br />
silakan bekerja sama di bidang usaha perekonomian, sosial, kebudayaan,<br />
sambil saling melindungi koridor teologi masing-masing. &#8220;</p>
<p>&#8220;Kerjasama itu dilakukan bisa dengan memperbaiki pagar bersama-sama,<br />
bisa gugur gunung membersihkan kampung, bisa pergi mancing bareng bisa<br />
main gaple dan remi bersama. Tidak ada masalah lurahnya Muslim,<br />
cariknya Katolik, kamituwonya Hindu, kebayannya Gatholoco, atau<br />
apapun. Itulah lingkaran tulus hati dangan hati. Itulah maiyah,&#8221;<br />
ujarnya.</p>
<p>Ketika mengatakan itu nada Cak Nun datar, nyaris tanpa emosi. Tapi<br />
serius dan dalam. Saya menyimaknya sungguh-sungguh. Dan saya catat<br />
baik-baik dalam hati saya. Sayangnya dunia memang tidak ideal. Di<br />
Ambon dan Palu, misalnya saya lihat terlalu banyak orang usil<br />
mengurusi isteri tetangganya. Begitu juga di berbagai tempat di dunia.<br />
Di Bosnia. Atau yang paling baru di Irak dan Afghanistan. Akibatnya ya<br />
perang dan hancur-hancuran. Menyedihkan. Sangat menyedihkan.</p>
<p>&#8211;<br />
Adi Sasongko<br />
Yayasan Kusuma Buana<br />
Jakarta, Indonesia<br />
Tel. (62-21) 831 4764, 829 6337<br />
Fx. (62-21) 831 4764<br />
Website: www.kusumabuana. or.id</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=30&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/agama-dan-istri-tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Open Source dan Free Software, mengapa tidak ?</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/open-source-dan-free-software-mengapa-tidak/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/open-source-dan-free-software-mengapa-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 19:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opreker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iptek]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Linux dan kita]]></category>
		<category><![CDATA[Linux susah ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan aku tersadar akan sesuatu yang ternyata cukup krusial tapi tidak terperhatikan secara mendalam. Peristiwa ini terjadi ketika aku sedang berhadapan dengan klienku. Sebuah pertanyaan yang cukup signifikan. &#8220;Pak, bagaimana aku bisa membuat Windowz (huruf z ini bukan sebuah kesalahan yach) menjadi original ?&#8221; Waduh, aku harus menjawab ini bagaimana ? Aku terdiam sejenak, entah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=29&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan aku tersadar akan sesuatu yang ternyata cukup krusial tapi tidak terperhatikan secara mendalam. Peristiwa ini terjadi ketika aku sedang berhadapan dengan klienku. Sebuah pertanyaan yang cukup signifikan.</p>
<p>&#8220;Pak, bagaimana aku bisa membuat Windowz (huruf z ini bukan sebuah kesalahan yach) menjadi original ?&#8221;</p>
<p>Waduh, aku harus menjawab ini bagaimana ? Aku terdiam sejenak, entah dari mana aku harus memulainya nech &#8230;&#8230;.</p>
<p>&#8220;Maksud bapak ?&#8221; aku malah balik bertanya. Akhirnya percakapan panjang itu terjadi, intinya sech dia tidak mau ketika terjadi pemeriksaan komputernya termasuk kategori non-original.</p>
<p>Apa yang salah dengan bangsa ini ? Tanpa sadar kita telah kembali &#8220;terjajah&#8221;. Baik itu secara ekonomi dan teknologi. Bangsa ini bahkan kalah dengan Cina, Thailand, atau Malaysia negara kita sepertinya tertinggal jaun. Yach sepertinya aja loh, jangan salah, banyak kok anak negeri ini yang telah memberikan sumbangsih pikiran terhadap kemajuan dunia komputer, khususnya software-based, coba tengok beberapa aplikasi web-based yang telah mempunyai bahasa Indonesi, Mandriva (dulunya Mandrake) sudah sejak tahun 2000 (kalau saya tidak salah ingat, kalau salah mohon diingatkan) telah mempunyai bahasa Indonesia dalam proses instalasi maupun system (based KDE maupun Gnome)</p>
<p><span id="more-29"></span></p>
<p>Ya&#8230;ya&#8230; aku mengarah ke GNU/Linux (nantinya aku akan menyebutnya sebagai Linux aja). Mengapa ?. Pertanyaan ini sering terlontarkan. &#8220;ahhh linux susah&#8221;, &#8220;ahh linux tidak user friendly&#8221;, dan masih banyak lagi &#8220;ahh&#8221; &#8220;ahh&#8221; yang lainnya.</p>
<p>Tulisan singkat ini, tidak bermaksud untuk menggurui apalagi untuk mengupas Linux secara meluas, tidak, bukan kesana arah tulisan ini. Aku cuma berharap ada yang mau melongok (yach setidaknya cukup melongoklah, untuk pertama kalinya dan berikutnya akan merasakan mengapa Linus Torvalds memberikan simbol pinguin untuk sistem operasi ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>&#8220;ahh&#8221; pertama. &#8220;Ahh linux susah&#8221;.<br />
Ijinkan aku menjawabnya secara pintas dan singkat, &#8220;ahh hanya perasaanmu saja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  &#8220;.<br />
Upss&#8230;.. jangan marah, atau tersinggung. Baiklah, aku akan mencoba kamu-kamu yang termasuk kategori ini untuk melihat &#8220;kebelakang&#8221; (bukan ke toilet atau wc yach &#8230;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ) sejenak, mengenai pengalaman kamu-kamu saat menyentuh komputer.</p>
<p>Bagi kamu-kamu yang berusia diatas 33 tahun, mungkin sempat memegang Windoz 3.1.1 atau Workgroup, atau malahan pernah memegang dos (wah kalau yang ini parah yach &#8230;.. ). Masih ingat gak masa transisi antara windos 3.1.1 dengan windoz &#8217;95 ? atau (ini juga berlaku untuk yang berumur dibawah 33 tahun) antara windoz &#8217;98 (kebanyakan mungkin langsung loncat antara &#8217;98 ke Xp, ada juga yang sempat memegang windoz ME dan 2000) ke windoz XP dan sekarang berpindah ke windoz Vista.</p>
<p>Kalo mau jujur (itu juga kalau anda mau jujur dengan perasaan dan ingatan anda sendiri) ada gak rasa risih, susah, malas, ribet saat terjadi masa transisi tersebut ? jangan bohong dech (gak perlu ngomong kesiapa-siapa kok, cukup untuk diri anda sendiri). Rasa itu pasti ada, mungkin malah ada yang merasakan itu begitu besarnya sehingga sering menggerutu ketika masa transisi itu terjadi, ada juga yang cuma manut-manut wae, ada yang berusaha keras dengan membeli/membaca buku-buku, ada yang niat banget pergi kursus, nach loh ??????</p>
<p>Kata siapa windoz itu mudah ? kata siapa ? coba hitung dan coba ingat-ingat sebesar apa anda-anda harus berusaha keras untuk menguasainya dan akhirnya anda dikuasai oleh micro$oft !!</p>
<p>Adalah kebohongan besar kalau anda berani mengatakan windoz itu mudah, maaf salah besar. Linux susah ??? tidak ahhh (tidak salah lagi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ), tidak salah lagi linux itu susah jika anda beranggapan itu, dan itu murni mental blocking loh, anda berani bilang linux itu susah, maaf anda sudah mencobanya ? anda sudah melihat-lihat dan memakainya ? anda sudah pernah merakan satu kali proses instalasi dan siap pakai (termasuk didalamnya dalam satu kali instalasi aplikasi office, game, pdf, internet &#8211;web browser, irc client, ftp client&#8211;), sudah pernah ??, sesusah mana dengan repotnya (masuk kategori susah khan ? ) merawat sistem windoz anda yang rentan banget terhadap virus ? atau bergejolaknya perasaan anda (wah kalau yang satu ini masuk kategori susah banget loh) ketika ada kabar akan ada sweeping windoz bajakan ? walahhhhhhhhhhhhhh, jika anda mau berpikir lebih logis, mana yang lebih susah ?.</p>
<p>Ok, baik aku mengerti, linux penuh dengan command line, weiitsss masa itu telah lewat bung, nyaris (aku bilang nyaris loh &#8211;jujur aja sech&#8212;) semua dapat dilakukan via gui (graphical user interface) atau yang kalian-kalian kenal dengan tampilan window, kalaupun ada yang harus dilakukan via command line, biasanya untuk konfigurasi tingkat mahir yang berarti lagi itu pun tidak pernah anda sentuh selama anda di windoz manapun.</p>
<p>Nah khan, gak udah bingung lah, command line hanya untuk administrasi level mahir, titik !!. Apa saja itu ??? hehehehe, mulai tertarik ? install-lah Linux dan anda kemungkinan besar akan berkata, &#8220;lha kok aku gak pernah pake command line yach ?&#8221;  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>&#8220;ahh&#8221; kedua &#8220;ahh linux tidak user friendly&#8221; &#8230;.<br />
Ijinkan aku (lagi) menjawab, ahh masa ? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> , coba liat baris-baris diatas &#8230;&#8230;.. Sisi mana linux yang tidak user friendly ? Semuanya (nyaris) bisa dilakukan dengan klik sana klik sini.<br />
Coba dech OpenSuse 10.3 atau Mandriva, dan kalian akan terkejut, betapa cantiknya tampilan mereka, dan satu lagi, kalau di windoz, kalian harus membuka file berextensi docx dengan Office 2007, karna Office dibawahnya tidak bisa membukanya, maka jangan heran kalau file dengan extensi docx akan dengan mudah terbuka di linux.</p>
<p>Nach, sekarang aku tanya, sisi mananya yang tidak user friendly ??</p>
<p>Ok &#8230;. apa hubungannya antara Linux dengan bangsa ini ? itu khan juga product luar negeri. Upsss &#8230;.. salah besar disitu !!!! Linux itu hasil kerja komunitas, dan komnunitas itu tersebar di seluruh dunia ini, termasuk juga Indonesia, lihatlah distro-distro buatan anak negeri ini, sudah banyak kok <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> , setidaknya cobalah dulu sebelum anda terbelunggu pada pikiran anda sendiri, sesuatu akan terlihat bias kalau anda tidak mencobanya sendiri, dan ini berlaku untuk yang satu ini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=29&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/05/14/open-source-dan-free-software-mengapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7916c019700a5d48ab3b6b4cbc278bef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">opreker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nasionalisme??</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/04/06/nasionalism/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/04/06/nasionalism/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 19:07:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>serendipity55</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[masalah sosial]]></category>
		<category><![CDATA[moral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[hi guys, maaf untuk keterlambatan menyambung tulisan &#8216;nasionalisme?&#8217;, postingan february kemarin. bukan niat lupa &#8216;updated&#8217; or kebiasaan buruk &#8216;not to be on time&#8217; tapi suer! asli mikirin ide apa yang bisa dijadikan solusi pilihan (optional) untuk masalah &#8216;mis-nasionalism values&#8217; bangsa kita. oh ya, sedikit refresh tentang isu kita kemarin. jujur aja kebanyakan anak sekolahan kalau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=28&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hi guys, maaf untuk keterlambatan menyambung tulisan &#8216;nasionalisme?&#8217;, postingan february kemarin. bukan niat lupa &#8216;updated&#8217; or kebiasaan buruk &#8216;not to be on time&#8217; tapi suer! asli mikirin ide apa yang bisa dijadikan solusi pilihan (optional) untuk masalah &#8216;mis-nasionalism values&#8217; bangsa kita.</p>
<p>oh ya, sedikit refresh tentang isu kita kemarin. jujur aja kebanyakan anak sekolahan kalau ditanya tentang suka ga ikut upacara bendera, jawabnya hampir 99 persen; cape deh, penting ga seh? 1 persennya mungkin anak bureng (buru rangking) dengan jawaban; khan anak sekolahan, jadi harus upacara dunk&#8230;singkatnya &#8216;no choice, mom!&#8217;</p>
<p>gimana dengan pendidikan pancasila yang notabene menjadi pedoman pri kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah diamandemenkan dalam kurikulum pendidikan Indonesia sebagai pendidikan moral? apakah sudah menjawab persoalan moral kebangsaan? Alhasil, selama 62 tahun Indonesia merdeka, konflik-konflik terus saja meneteskan darah orang-orang yang belum menyadari indahnya hidup dalam keberagaman kultur, agama, suku maupun pendapat.</p>
<p><span id="more-28"></span></p>
<p>konflik tak hanya terjadi ditingkatan &#8216;grass root&#8217;, kaum yang biasa disebut kurang mengecap pendidikan. lihat saja konflik yang mengakibatkan tawuran disejumlah institusi pendidikan yang biasa dicap &#8216;kaum intelektual&#8217; bahkan ditingkat &#8216;elit politik&#8217; pun tidak malu-malu memepertontonkan aksi bogem-bogeman di tengah sidang parlemen. pantasan aja para elit politik yang melakukan korupsi tidak merasa malu, hal yang terang-terangan &#8216;tawuran&#8217; depan umum aja ga malu apalagi korupsi yang bisa sembunyi-sembunyi</p>
<p>sikap, perilaku dan kepribadian yang berasal dari moral, itulah yang jadi masalah bangsa kita. pendidikan pancasila terlalu administratif dan berbias politik, sama sekali tidak menyentuh nilai universal yang harus diajarkan tentang moralitas, seperti kejujuran, kedisiplinan, kesabaran dan kebijaksanaan serta nilai-nilai dasar moral lainnya yang lebih menyentuh kepada pembangunan jiwa yang penuh tanggung jawab dan berorientasi untuk kemaslahatan bersama.</p>
<p>untunglah, ada sedikit angin segar untuk dunia pendidikan mengingat pendidikan sebagai media terbaik untuk mengawali perubahan. minggu lalu tepatnya tanggal 29 maret, bapak presiden Sby meresmikan mata pelajaran moral yang disebut &#8216;akhlak mulia&#8217; dan akan diajarkan di sekolah dasar dan menengah. Achmad Mubarok yang menjadi ketua tim untuk penerbitan buku pelajaran tersebut mengungkapkan mata pelajaran tersebut akan bebas dari isu-isu politik.</p>
<p>well, semoga aja ya pak&#8230; dan kewajiban kita bersama untuk menganalisa apakah mata pelajaran ini adalah solusi untuk membentuk moral generasi Indonesia yang lebih baik dan dapat menjawab tantangan bangsa kita saat ini.</p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=28&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/04/06/nasionalism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/094a73ebc710b76421151a5b48793d25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">serendipity55</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makanan dan Susu Formula Bayi yang beredar di Indonesia Terkontaminasi Enterobacter sakazakii</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/26/makanan-dan-susu-formula-bayi-yang-beredar-di-indonesia-terkontaminasi-enterobacter-sakazakii/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/26/makanan-dan-susu-formula-bayi-yang-beredar-di-indonesia-terkontaminasi-enterobacter-sakazakii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 12:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/26/makanan-dan-susu-formula-bayi-yang-beredar-di-indonesia-terkontaminasi-enterobacter-sakazakii/</guid>
		<description><![CDATA[Makanan dan Susu Formula Bayi yang beredar di Indonesia Terkontaminasi Enterobacter sakazakii Jumat, 15 Februari 2008 Peneliti Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terdiri dari Dr. Sri Estuningsih, mengungkapkan sebanyak 22,73 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) yang dipasarkan antara April &#8211; Juni 2006 telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=26&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align="center">Makanan dan Susu Formula Bayi yang beredar di Indonesia Terkontaminasi Enterobacter sakazakii<br />
Jumat, 15 Februari 2008</p>
<p align="justify">Peneliti Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terdiri dari Dr. Sri Estuningsih, mengungkapkan sebanyak 22,73 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) yang dipasarkan antara April &#8211; Juni 2006 telah terkontaminasi Enterobacter sakazakii. ” Sampel makanan dan susu formula yang kami teliti berasal dari produk lokal,” kata Estu. Menurut Estu, selain dirinya, beberapa staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang bergabung dalam penelitian ini antara lain: Drh.Hernomoadi Huminto MVS, Dr. I.Wayan T. Wibawan, dan Dr. Rochman Naim.</p>
<p align="justify">Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama, isolasi dan identifikasi E.sakazakii dalam 22 sampel susu formula dan 15 sampel makanan bayi. Tahap kedua, menguji 12 isolat E.sakazakii dari hasil isolasi dan kemampuannya menghasilkan enteroksin (racun) melalui uji sitolisis (penghancuran sel). Dari 12 isolat yang diujikan terdapat 6 isolat yang menghasilkan enteroksin. Uji selanjutnya adalah menguji isolat tersebut pada kemampuan toksinnya setelah dipanaskan. Terdapat 5 dari 6 isolat tersebut yang masih memiliki kemampuan sitolisis setelah dipanaskan.</p>
<p align="justify">Selanjutnya Estu menentukan satu kandidat dari isolat tersebut dan menguji enterotoksin serta bakteri vegetatifnya pada bayi mencit berusia enam hari. Bayi mencit diinfeksi melalui rute oral (cekok mulut) menggunakan sonde lambung khusus dan steril. Setelah 3 hari kemudian dilakukan pengambilan sampel organ mencit tersebut. “Hasil pengujian enteroksin murni dan enteroksin yang dipanaskan dan bakteri mengakibatkan enteritis (peradangan saluran pencernaan), sepsis (infeksi peredaran darah) dan meningitis (infeksi pada lapisan urat saraf tulang belakang dan otak). Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan metode hispatologi menggunakan pewarnaan Hematoksilin Eosin.</p>
<p align="justify"> Penelitian ini menyimpulkan di Indonesia terdapat susu formula dan makanan bayi yang terkontaminasi oleh E. Sakazakii yang menghasilkan enterotoksin tahan panas dan menyebabkan enteritis, sepsis dan meningitis pada bayi mencit. Dari hasil pengamatan histopatologis yang diperoleh masih dibutuhkan penelitian senada yang lebih mendalam untuk mendukung hasil penelitian tersebut. Sangat penting dipahami bahwa susu formula bayi bukanlah produk steril, sehingga dalam penggunaannya serta penyimpanannya perlu perhatian khusus untuk menghindari kejadian infeksi karena mengkonsumsi produk tersebut.</p>
<p align="justify">Estu secara pribadi telah menlihat langsung fasilitas salah satu perusahaan makanan dan susu formula dengan omzet terbesar di Indonesia. “Sebagian besar fasilitas tersebut telah memenuhi standar operasional prosedure perusahaan susu formula bayi, dan saat ini masih terus dilakukan upaya untuk mencegah kontaminasi tersebut,” ujar Estu. (ris)</p>
</blockquote>
<p><span class="isiBerita"></span>SUMBER : http://www.ipb.ac.id</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=26&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/26/makanan-dan-susu-formula-bayi-yang-beredar-di-indonesia-terkontaminasi-enterobacter-sakazakii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Blog?</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/22/mengapa-harus-blog/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/22/mengapa-harus-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 12:23:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kickassmanagement</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Iptek]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[IndonesiaNext]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Nge-blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang kawan lama di Yahoo! Messenger. Beliau bertanya ketika saya ajak untuk ikut menulis blog, mengapa saya harus memilih blog sebagai media untuk menulis? Mengapa tidak di surat kabar, majalah, atau media lainnya? Waktu itu saya secara spontan menjawab. Karena lebih mudah. Jawaban yang benar, singkat dan &#8220;menggantung&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=25&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang kawan lama di Yahoo! Messenger. Beliau bertanya ketika saya ajak untuk ikut menulis blog, mengapa saya harus memilih blog sebagai media untuk menulis? Mengapa tidak di surat kabar, majalah, atau media lainnya?</p>
<p>Waktu itu saya secara spontan menjawab. Karena lebih mudah. Jawaban yang benar, singkat dan &#8220;menggantung&#8221; bukan? Belakangan saya juga berpikir demikian. Maka hari ini saya akan menjawab lebih detail pertanyaan kawan tersebut disini.</p>
<p>Mengapa Harus Blog?<span id="more-25"></span></p>
<p><b>Lebih Murah</b></p>
<p>Banyak sekali penyedia jasa layanan blog gratis di internet. Anda bisa memilih sendiri platform yang anda ingin gunakan, Blogger/Blogspot, WordPress, TypePad, dan banyak lagi pilihan lain. Dan sekali lagi GRATIS! Tapi tentu saja, menggunakan domain sendiri adalah sebuah pilihan yang lebih bagus dan bonafid.</p>
<p><b>Lebih Mudah</b></p>
<p>Pertimbangan kepraktisan adalah termasuk hal utama yang mendorong saya untuk lebih memilih menulis di blog. Saya tidak harus sibuk memikirkan kaidah tata bahasa yang baku. Cukup dengan tata bahasa seadanya yang (saya kira) mampu dimengerti orang yang membacanya, saya sudah bisa menulis di blog. Meski demikian, kemampuan sastra dan tata bahasa seorang blogger sudah barang tentu memiliki nilai lebih dibandingkan dengan yang lain meski hal ini, sekali lagi bukanlah sebuah keharusan.</p>
<p>Sekali lagi, bukan berarti mengecilkan arti media cetak, namun realitanya, tidak semua orang bisa diterima sebagai penulis di Media cetak (termasuk saya mungkin). Salah satu alternatif termudah adalah blog. Jadi, kenapa tidak?</p>
<p><b>Lebih Eternal</b></p>
<p>Tulisan adalah buah pemikiran. Tetapi apa yang terjadi dengan buah pemikiran yang hanya dituangkan kedalam sebuah artikel surat kabar. Mungkin tidak perlu menunggu berganti bulan, dalam hitungan hari saja, sebuah artikel bermutu yang dimuat di surat kabar akan menjadi bungkus kacang kalaupun tidak berakhir di mesin daur ulang dan tidak akan bisa lagi dibaca oleh banyak orang. Berbeda jika tulisan kita dipublikasikan di blog. Berhari-hari hingga bertahun-tahun jika tidak di hapus sendiri, artikel itu masih bisa diakses, dibaca dan digunakan oleh orang lain. Paling tidak, tidak akan berakhir mengenaskan di tangan tukang kacang <i>(mohon maaf, saya tidak bermaksud mengecilkan profesi tukang kacang). </i>Namun begitu, memiliki artikel yang dipublikasikan di surat kabar dan juga blog tentu saja jauh lebih baik.</p>
<p><b>Lebih Luas</b></p>
<p>Bisakah anda bayangkan, betapa luasnya coverage internet? itu jugalah yang menjadi salah satu alasan mengapa saya lebih memilih untuk menulis di blog. Blog yang kita tulis, akan mampu dibaca oleh setiap orang yang memiliki koneksi internet di belahan bumi manapun ia berada.</p>
<p><b>Lebih Bebas</b></p>
<p>Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Anda pasti sangat mengerti hal tersebut. Nah, jika anda menuliskan pemikiran anda yang agak nyeleneh, kontroversial dan kontradiktif sudah barang tentu menimbulkan berbagai reaksi. Tentu saja menulis itu mengharuskan anda menanggung konsekuensi tertentu, namun meski kontradiktif, anda tidak usah khawatir blog anda akan <i>dibredel</i>.</p>
<p>Mengutip ucapan <a href="http://perspektif.net" title="Perspektif.net" target="_blank">Wimar Witoelar</a> dalam event Pesta Blogger 2007, <i>&#8220;Blogger harus punya sikap, berani menyatakan sikap dan berani menanggung konsekuensinya.&#8221; </i>Serta yang penting tambahnya,<i> &#8220;Jangan takut nge-blog karena tidak akan pernah dibredel.&#8221;</i></p>
<p>Sebenarnya masih banyak lagi alasan-alasan untuk ngeblog dan saya yakin jika anda seorang blogger, anda tentu juga punya alasan sendiri untuk nge-blog. Saya akan sangat menghargai jika anda mau menuliskan alasan-alasan anda untuk nge-blog pada comments section yang tersedia disini.</p>
<p>Kesimpulannya, saya mengajak kawan-kawan yang membaca tulisan ini untuk ikut nge-blog. Anda ingin mencerdaskan kehidupan bangsa ini, salah satu yang anda bisa lakukan adalah menulis. Tuangkan pemikiran anda pada tulisan, dan biarkan Indonesia bahkan Dunia membacanya.<br />
<b></b></p>
<p><b>F. I. Ilyas</b></p>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
<address>seperti yang ditulis di <a href="http://fiilyas.blogspot.com/2008/02/mengapa-harus-blog.html" title="Mengapa Harus Blog?" target="_blank">artikel sumber</a>. </address>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=25&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/22/mengapa-harus-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c10ff550d3a03922b41982992b5be5d6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">McMunny</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nasionalisme?</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/19/24/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/19/24/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 11:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>serendipity55</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Be yourself… sebuah kata menuju pendaulatan diri, pendewasaan dan kemerdekaan diri. Prinsip yang terkesan ekspresif, apresiasif dan penuh ego Well, gimana kalo diganti… be yournation… seberapa berdaulatkah bangsa ini dalam diri kita? Seberapa baik kita mengenal bangsa ini? seberapa perduli kita dengan bangsa ini? seberapa cinta kita dengan bangsa kita, bangsa Indonesia?   Masih ingat ga,  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=24&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Calibri;">Be yourself… sebuah kata menuju pendaulatan diri, pendewasaan dan kemerdekaan diri. Prinsip yang terkesan ekspresif, apresiasif dan penuh ego</span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Well, gimana kalo diganti… be yournation… seberapa berdaulatkah bangsa ini dalam diri kita? Seberapa baik kita mengenal bangsa ini? seberapa perduli kita dengan bangsa ini? seberapa cinta kita dengan bangsa kita, bangsa Indonesia? </span><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Masih ingat ga,<span>  </span>peluh selama 12 tahun, sejak dibangku SD sampai dengan SMA menegakkan badan berbaris, mengangkat tangan kanan disamping kening, memberi hormat pada sang merah putih. Monday ceremonial…hanya itukah yang teringat? See this honest comment</span><span style="font-size:12pt;font-family:Calibri;"> : </span><a href="http://www.diki.or.id/logpuch/?p=43">http://www.diki.or.id/logpuch/?p=43</a></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"><span id="more-24"></span> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;">In memory…</span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><i><span style="font-family:Calibri;">Dengan seluruh, angkasa raya memuji</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Pahlawan negara</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Nan <span> </span>gugur remaja,di ribaan bendera</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">B</span></i><i><span style="font-family:Calibri;">ela nusa bangsa</span></i><i><span style="font-family:Calibri;"> </span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Kau…kukenang sebagai bunga putra bangsa</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Harkat, jasa…kau cahya pelita</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Bagi Indonesia</span></i></p>
<p><i><span style="font-family:Calibri;"></span></i><i><span style="font-family:Calibri;">Merdeka&#8230;</span></i></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Sampai dimana jiwa nasionalisme kita pada bangsa ini? sampai dimana keberhasilan pelajaran pancasila dan monday ceremonial menumbuhkan semangat nasionalisme kita? Apakah format pendidikan kebangsaan saat ini masih efektif untuk menciptakan generasi yang mempunyai semangat nasionalisme (attitude) yang luhur?</span><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Realitasnya, bangsa ini terjajah oleh bangsa ini sendiri. Korupsi, terorisme, premanisme, monopoli, kesenjangan sosial, utang re-generasi dan masih banyak dosa lainnya yang secara sadar dilakukan demi kepentingan pribadi atau golongan.</span><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Bangsa ini terjajah oleh kepentingan-kepentingan, egoisme, hilangnya nurani… padahal bangsa ini memeluk agama yang notabene menjadi landasan kuat untuk pondasi moralitas.</span><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"></span><span style="font-family:Calibri;">Ada</span><span style="font-family:Calibri;"> apa dengan bangsa kita? </span><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;"><em>to be continued&#8230;</em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=24&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/19/24/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/094a73ebc710b76421151a5b48793d25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">serendipity55</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gambaran Penerus Bangsa Ini</title>
		<link>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/18/gambaran-penerus-bangsa-ini/</link>
		<comments>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/18/gambaran-penerus-bangsa-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 05:20:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesianext.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Kemiskinan merupakan salah satu penyebab kejadian gizi buruk tersebut. Data dari Indonesia dan di negara lain menunjukkan adanya hubungan antara kurang gizi dan kemiskinan. Proporsi anak yang gizi kurang dan gizi buruk berbanding terbalik dengan pendapatan. Makin kecil pendapatan penduduk, makin tinggi persentase anak yang kekurangan gizi; makin tinggi pendapatan, makin kecil persentasenya. Hubungannya bersifat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=18&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">Kemiskinan merupakan salah satu penyebab kejadian gizi buruk tersebut. Data dari Indonesia dan di negara lain menunjukkan adanya hubungan antara kurang gizi dan kemiskinan. Proporsi anak yang gizi kurang dan gizi buruk berbanding terbalik dengan pendapatan. Makin kecil pendapatan penduduk, makin tinggi persentase anak yang kekurangan gizi; makin tinggi pendapatan, makin kecil persentasenya.</div>
<div style="text-align:justify;"> Hubungannya bersifat timbal balik. Kurang gizi berpotensi sebagai penyebab kemiskinan melalui rendahnya pendidikan dan produktivitas. Sebaliknya, kemiskinan menyebabkan anak tidak mendapat makanan bergizi yang cukup sehingga kurang gizi dan seterusnya.</div>
<div style="text-align:justify;">Jika kemiskinan tersebut terus berlangsung di negara ini maka ini lah gambaran masa depan generasi penerus di negara ini (gambar, metronews.com) :</div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/aw-belu.jpg" title="aw-belu.jpg"><img src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/aw-belu.thumbnail.jpg" alt="aw-belu.jpg" /></a><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bg-lombok-tengah.jpg" title="bg-lombok-tengah.jpg"><img src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bg-lombok-tengah.thumbnail.jpg" alt="bg-lombok-tengah.jpg" /></a><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bi-pamekasan.jpg" title="bi-pamekasan.jpg"><img src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bi-pamekasan.thumbnail.jpg" alt="bi-pamekasan.jpg" /></a><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bt-surabaya.jpg" title="bt-surabaya.jpg"><img src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bt-surabaya.thumbnail.jpg?w=136&#038;h=82" alt="bt-surabaya.jpg" height="82" width="136" /></a><a href="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/tataplah-aku-renungkan-kondisiku.jpg" title="tataplah-aku-renungkan-kondisiku.jpg"><img src="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/tataplah-aku-renungkan-kondisiku.thumbnail.jpg?w=144&#038;h=84" alt="tataplah-aku-renungkan-kondisiku.jpg" height="84" width="144" /></a></div>
<div style="text-align:justify;">semoga tidak..</div>
<div style="text-align:justify;">Saatnya semua pihak di negeri ini menyatakan perang terhadap kemiskinan&#8230;</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">Oleh : Irwandy</div>
<div style="text-align:justify;" align="left"><i>Artikel Terkait : </i></div>
<div style="text-align:justify;" align="left"><a href="http://irwandykapalawi.wordpress.com/2008/02/18/gizi-buruk-dan-kepedulian-politik-pemda/" target="_blank"> http://irwandykapalawi.wordpress.com/2008/02/18/gizi-buruk-dan-kepedulian-politik-pemda/</a></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesianext.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesianext.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesianext.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesianext.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesianext.wordpress.com&amp;blog=2863307&amp;post=18&amp;subd=indonesianext&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesianext.wordpress.com/2008/02/18/gambaran-penerus-bangsa-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe8794a0b6ac92f04162c627e5cb5526?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wandy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/aw-belu.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">aw-belu.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bg-lombok-tengah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bg-lombok-tengah.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bi-pamekasan.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bi-pamekasan.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/bt-surabaya.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bt-surabaya.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesianext.files.wordpress.com/2008/02/tataplah-aku-renungkan-kondisiku.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tataplah-aku-renungkan-kondisiku.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
