Indonesia Next

For Better Indonesia!

aakhhh…

Posted by serendipity55 on February 16, 2008

suara-suara serak…

suara-suara tertindas…

suara-suara teredam…

suara-suara terbongkar…

blow it out for freedom…

Posted in Ekspresi | Tagged: | 2 Comments »

Bangsa Ini Kembali di Permalukan

Posted by wandy on February 14, 2008

 endikkoeswoyo.blogspot.comBaru beberapa pekan yang lalu Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Malaysia (jumat, 11 jan) untuk membicarakan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang sempat memanas beberapa waktu lalu akibat beberapa isu kontroversial.
Isu penting pertama adalah tuduhan bahwa Malaysia mencuri budaya Indonesia. Untuk masalah ini diputuskan Indonesia dan Malaysia akan membentuk dewan khusus beranggotakan tujuh orang dari masing-masing negara. Dewan ini akan membahas isu tersebut lebih lanjut dengan mengutamakan persamaan dan bukan perbedaan, sebagaimana imbauan PM Badawi. dan Isu penting kedua adalah menyangkut tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Untuk masalah ini Badawi memastikan adanya peningkatan kualitas perlindungan hukum. Saat ini saja, menurutnya ada 17 kasus penyiksaan TKI yang sedang diproses di pengadilan Malaysia. (liputan.com).
Belum reda mengenai beberapa isu diatas, kembali rakyat Indonesia dikejutkan oleh kebijakan yang kontroversial yang dilakukan oleh negara tetangga kita tersebut. kalau kita menyaksikan beberapa hari belakangan ini, nama Askar Wataniah mencuat di beberapa media di Indonesia. hal tersebut dikarenakan munculnya isu yang menyatakan bahwa beberapa warga negara kita di perbatasan direkrut oleh Askar Wataniah untuk dijadikan bagian dari tentara diraja Malaysia.
Portal resmi Kementrian Pertahanan Malaysia menyebutkan Askar Wataniah adalah tentara cadangan Angkatan Darat Malaysia. Badan ini dipimpin perwira tinggi berpangkat brigadir jenderal. Sesuai peraturan, askar terbuka hanya untuk warga negara Malaysia berusia 18-30 tahun, baik mahasiswa, pegawai, maupun profesional. Dengan keterampilan senjata, fisik, dan taktik standar ketentaraan, Askar Wataniah bertugas mendukung Tentara Diraja Malaysia dalam kegiatan bela negara. Dengan tugas ini, askar mirip dengan kesatuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) milik TNI dan National Guard di Amerika Serikat.Setiap anggota askar mendapat gaji, insentif, dan asuransi layaknya anggota Tentara Diraja Malaysia. Mungkin iming-iming inilah yang menarik sejumlah WNI di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan menjadi anggota Askar Wataniah.
Perekrutan warga Indonesia menjadi milisi Malaysia tak lepas dari makin sulitnya perekonomian di perbatasan. Menjadi tentara Malaysia adalah pilihan untuk bertahan hidup. Selain keutuhan NKRI, hal terburuk jika suatu saat terjadi bentrok maka TNI akan perang dengan rakyat sendiri.
Hal ini tentu saja harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah di Negeri Indonesia kita tercinta ini. Bangsa dan rakyat negeri ini serasa telah dipermalukan oleh negara tetangga kita. semangat nasionalisme rakyat di negeri ini nampaknya sangatlah murah harganya. pertanyaan selanjutnya apakah patut rakyat kita yang disalahkan???
Kemiskinan dan sulitnya mencari kerja di negeri ini telah banyak menyebabkan rakyat di negeri ini melancong ke negeri jiran, tuk mencari hidup yang lebih layak. Bangsa Indoesia yang katanya adalah bangsa yang besar tidak lebih hanya sebuah bangsa penghasil “pembantu” bagi negara tetangganya.
Jika kita tidak ingin lagi dilecehkan oleh negara-negara lain, sudah waktunya Indonesia ini bangkit. Tugas utama pemerintah saat ini adalah tuk menciptakan kesehjatraan dan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya. Rakyat makmur, Negara Kuat.. Rakyat Sehat, Negara Kuat.. Kita semua berharap..

Oleh : Irwandy Kapalawi, Mahasiswa Manajemen RS FKM UNHAS

Tuk Bangsaku Ini..

Posted in Sosial Politik | Tagged: , , | Leave a Comment »